Tasbih dan rosario

Aku menggenggam tasbih dengan erat
Sementara rosario terselip di jarimu

Aku bersujud di masjidku
Kau berlutut di gerejamu

Ku lantunkan ayat Al-quran
Kau bernyanyi menyenandungkan doa

Untuk satu Tuhan kita
Yang kita sebut dengan nama yang berbeda

“Bismillahirrohmannirrohim”ku adalah “Atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus”mu
Kuucap “Alhamdulillah” saat kau berkata “Puji Tuhan”

Doaku dan doamu sama, agar kau dan aku menjadi kita
Di atas perbedaan ini

8 Comment

  1. kita berlutut di altar yang berbeda, menangis di nisan yang berbeda. perbedaan itu indah. nice post

    1. @indrahuazuhuazu: karena cinta pun bisa datang dari tempat ibadah yang berbeda. Makasih 🙂

  2. indahnya semua ini yaAllah 🙂

  3. laisya says:

    kenapa harus berbeda, jika tuhan satu ??

    1. andreas says:

      Hanya manusia yg memandangnya berbeda.tapi Tuhan tdk pernah melihat perbedaan dan membeda2kan manusianya.hanya pikiran manusia,egois,dan idialisnya yg membedakan.Tapi tetap Tuhan itu satu.cara berdoanya yg membedakan sehingga manusianya pun membedakan semuanya.perbedaan itu indah,perbedaan itu jg yg membuat kuat.

  4. Reblogged this on avieldase and commented:
    Sangat menyentuh 🙂

    1. Thank you 🙂

      1. sama sama 😀

Leave a Reply