• #30harimenulissuratcinta
  • Dua puluh lima

    Surat hari ke dua puluh lima untuk BDP 25 Mungkin, dua puluh lima akan menjadi angka keramat untuk kita. Ya, BDP 25 yang berkumpul di tanggal 25 Juni 2012, sehingga aku mempunyai dua puluh lima teman baru. 7 orang AO. 10 orang analis kredit. 5 orang audit. Dan 4 orang dari spesial divisi. Dipersatukan di […]

  • Uncategorized
  • Tukang pos kesayanganku

    Untuk @gembrit KRIING!! KRIING!! Halo, tukang posnya aku. Senang rasanya saat melihat pengumuman dari @PosCinta, yang mengabarkan kalau @gembrit adalah tukang pos akunku, yang kebetulan berawalan huruf F. Maaf, karena kemarin aku bolos menulis selama kurang lebih 2 minggu. Padahal, aku kangen melihat surat & namaku berada di timelinemu. Apa daya, beban pekerjaan & lagi […]

  • #30harimenulissuratcinta
  • Hai dancer

    Hai dancer. Sungguh aku ingin mengutuk waktu, yang terlambat mempertemukan kita. Hingga, kita hanya bisa bertemu sebentar saja. Juga ingin menyalahkan jarak, yang akhirnya harus membuat kita terpisah di kota masing-masing. Lantai dansa adalah tempat kita berkenalan. Kita adalah kawan sekaligus lawan saat bersamaan. Bagaimana kita saling mengoreksi gerakan, bagaimana kita membuka pikiran untuk membuat […]

  • #30harimenulissuratcinta
  • Lo lagi lo lagi

    Cih, apa-apaan ini. Kenapa aku bisa sangat merindukan kalian? Lalu, apa kalian juga rindu padaku? Ah, tak penting apakah kalian merindukanku, yang penting aku rindu kalian. Pengen ketemu. Pengen peluk kalian & kita menggila bersama. Rasanya melihat separuh diriku saat aku bertemu kalian. 25 Juni 2012, pertama kali kita jumpa. Dipersatukan dalam BDP BCA 25, […]

  • #30harimenulissuratcinta
  • Wanita kedua

    Kepada, wanita yang telah merebut lelakiku Tak usah mengernyitkan dahi mengapa aku mengirimimu surat (cinta). Aku heran, apa kau tak bahagia dengan pasanganmu, hingga kamu harus merebut lelakiku? Begitu mudahnya kamu merebut sumber kebahagiaanku. Hubungan yang sudah aku jaga selama tiga tahun, harus hancur karena kamu. Dan kamu begitu mengagungkan cinta. Cinta yang teramat suci. […]

  • #30harimenulissuratcinta
  • Hello birthday boy

    WAAAAAAA *teriak kenceng banget sambil bawa kue* Selamat.. Selamat ulang tahun, mas mesumku tersayang. Wah, gak nyangka ya centong nasi bisa ulang tahun juga. Aku mencoba mengingat awal perkenalan kita. Dari samber menyamber tweet, kalo gak salah. Pardon me if I’m wrong. Sejak itu kita saling follow di twitter dan akhirnya bertukar nomor hape. Pertemuan […]

  • #30harimenulissuratcinta
  • Untukmu yang serupa Pelangi

    Untukmu yang serupa Pelangi Kamu serupa pelangi Yang mencerahkan hariku setelah hujan Kamu serupa pelangi Yang mewarnai hidupku yang terasa suram Kamu serupa pelangi Yang mampu melengkungkan sudut sempurna di bibirku Kamu serupa pelangi Yang tak selalu datang meski aku menanti Kamu serupa pelangi Hanya bias, tanpa pernah menjadi nyata Wanita yang menunggu Pelangi (Pict […]

  • #30harimenulissuratcinta
  • Kamu, canduku

    Entah sejak kapan aku menyukaimu. Mungkin sejak pertemuan kita sore itu. Aku sedang bersama teman-temanku. Dan aku merasakan ada yang berbeda sejak berkenalan denganmu. Bersamamu, aku selalu merasa bahagia. Aku menjadi diriku sendiri. Aku bebas mengatakan apa yang aku mau. Mengekspresikan perasaanku saat itu. Tanpa topeng. Kamu adalah candu untukku. Kamu serupa morphin, membuatku sakau […]

  • #30harimenulissuratcinta
  • Ayah

    Ayah.. Aku tadi berkunjung ke rumahmu. Tampak sedikit kotor dengan rumput yang lumayan tinggi, namun sudah aku bersihkan, ayah. Ayah, Aku tadi berkunjung ke rumahmu. Petak tanah berukuran 2×1 m yang menjadi rebahmu selama hampir 6tahun ini. Ayah, Tubuhmu terbujur kaku. Apa rasanya berada di sana? Dalam gelap. Sepi. Pengap. Namun, membuatmu bebas dari siksa […]