Hai dancer

Hai dancer.
Sungguh aku ingin mengutuk waktu, yang terlambat mempertemukan kita. Hingga, kita hanya bisa bertemu sebentar saja.
Juga ingin menyalahkan jarak, yang akhirnya harus membuat kita terpisah di kota masing-masing.

Lantai dansa adalah tempat kita berkenalan. Kita adalah kawan sekaligus lawan saat bersamaan. Bagaimana kita saling mengoreksi gerakan, bagaimana kita membuka pikiran untuk membuat koreografi. Bagaimana kita bersaing karena turun dalam satu kategori yang sama.

Cindy, Tjukong, Fahmi, Sharon, Dhoddy, Arlin. Kapan kita bersatu dalam lagu? Kapan kita bersama-sama meliukkan badan dalam irama?

Gak mau tahu, pokoknya kita harus show bareng lagi. Sekarang, bulan depan, tahun depan atau beberapa tahun lagi. Sempatkanlah, kawan.

Ttd,

Wanita yang menari dengan rindu

2 Comment

  1. wah,, dance-nya apa, nih? tradisional? klasik? kontemporer?

    1. Modern dance kak. Dansa 🙂

Leave a Reply