Bride-to-be

Roda kehidupan selalu berputar dan kita tak pernah tahu akan berada di mana. Bisa saja saat ini kita berada di atas, dalam waktu 5 detik kita akan terpuruk. Begitupun untuk rejeki, umur & jodoh. Semua adalah misteri Ilahi. Yang mampu kita lakukan adalah berdoa dan berusaha.

Tak menyangka, kamulah yang pertama menuju pelaminan, di antara kita berempat. Kamu, yang dulunya menyandang status ‘nita celalu cendili’ dikarenakan kejomloanmu *digetok*. Kamu, si tante rambut palsu, pasar malamnya kami, saat ini pasti sedang sibuk menyiapkan acara yang paling kamu tunggu. Acara sakral yang akan menjadikanmu seorang istri. Acara sakral yang menentukan awal dari kehidupanmu.

Kamu telah memilih seorang pria untuk mendampingimu seumur hidupmu. Setelah sebelumnya, kamu harus terluka dan patah hati berkali-kali. Tetapi, hey, bukankah hati kita akan bertambah kuat setiap kali patah?

Jadilah wanita yang kuat untuk suamimu. Jadilah wanita yang menyenangkan untuk teman dan sahabatmu. Jadilah anak yang taat dan patuh untuk orang tuamu. Dan, jadilah manusia seutuhnya, dengan segala kekurangan dan kelebihanmu.

Selamat menempuh hidup baru nantinya, Nita. Semua doa baik untukmu dan pasangan akan aku panjatkan lagi saat kamu dan Nanda duduk di hadapan penghulu di bulan Mei, dan kata “SAH” terucap dari wali dan saksi nikahmu.

Menikah bukan perkara siapa yang tercepat, namun dengan orang yang tepat. Semoga kamu dan Nanda adalah pasangan yang tepat 🙂

IMG_8794

Leave a Reply