• Uncategorized
  • Letter to me

    Pagi ini aku bangun dengan perasaan gembira. Bertambah satu tahun dan dikelilingi oleh doa baik dari yang tersayang. Bagaimana aku tak bersyukur atas segala nikmat yang sudah aku peroleh sampai saat ini? Dua puluh tujuh tahun. Bukan waktu yang sebentar. Namun, perjalanan panjang ada di depan mata. Segala keinginan & ambisi, masih ingin diraih disisa […]

  • Uncategorized
  • Tukang pos kesayanganku

    Untuk @gembrit KRIING!! KRIING!! Halo, tukang posnya aku. Senang rasanya saat melihat pengumuman dari @PosCinta, yang mengabarkan kalau @gembrit adalah tukang pos akunku, yang kebetulan berawalan huruf F. Maaf, karena kemarin aku bolos menulis selama kurang lebih 2 minggu. Padahal, aku kangen melihat surat & namaku berada di timelinemu. Apa daya, beban pekerjaan & lagi […]

  • Uncategorized
  • wanita di sudut jalan

    Aku melihatnya di sudut jalan yang biasa kulalui saat berangkat kerja. Sesosok ibu bertubuh agak gemuk dengan jarit dan kebaya, serta rambut yang diikat asal-asalan. Menjajakan dagangannya dengan lirih. Berharap orang yang melewati jalan, mau berhenti sejenak & membeli dagangannya. Dagangannya hanya lepet (ketan yang dibungkus daun pisang), grontol (jagung kukus yg disajikan dengan gula […]

  • Uncategorized
  • read, write & re-write

    Saya lahir bukan dari keluarga pecinta sastra. Atau penyair. Pun bukan pula pekerja seni. Namun, saya lahir dari keluarga yang mencintai membaca. Apapun. Sedari saya kecil, saya baca apapun yang bisa saya baca. Koran, novel, majalah, bahkan spanduk liar di jalanan tak luput dari pandangan mata saya. Buku pertama yang saya baca selain buku pelajaran […]

  • Uncategorized
  • SpektakulerDuo

    Jumat, 26 April 2013 Siang itu saya merasakan bosan yang amat sangat. Setelah pengikatan kredit dan jalan-jalan ke Emporium Pluit ( ini ngikutin Pimcapem loh ) saya sudah gak mau kerja. akhirnya, saya scrool timeline twitter saya. Masih seperti kemarin, linimasa twitter saya dipenuhi dengan para buzzer yang menjajakan gadget atau brand tertentu. Sampai akhirnya, […]

  • Uncategorized
  • Teruntuk: Wanita

    Wanita, jangan mengeluh jika Pria kalian lebih mengutamakan pekerjaannya sekarang. Itu buat kita nantinya. Pria butu support serta pengertian kita. Sampai waktu itu tiba, mereka akan membahagiakan kita. Jadi kita, para wanita, beruntunglah jika Pria kita saat ini bekerja keras. Jangan jejali mereka dengan tuntutan kita. Sampai detik ini, semua jerih payah dan keringat mereka, […]

  • Uncategorized
  • Nyepi, 1935 Saka

    Nyepi, setau saya, adalah satu hari besar keagamaan umat Hindu. Selama satu hari, mereka merenung dan menjauhkan diri dari segala hal mengenai duniawi. Diam di rumah tanpa penerangan yang cukup, tak ada TV atau handphone yang menyala. Hanya sunyi dan suara hati yang berbicara pada Tuhannya. Nyepi, para Pacalang (Correct me if I’m wrong) berjaga […]